|
#1
|
|
|
Advertisement
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ). ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan. Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun. Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation) Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization. Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja. Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang. Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar. Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara. Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya. Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang? Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA! Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut. Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan. Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi. Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi. Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang " . Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah? Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India . Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini. Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut? Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya." Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, "Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu". Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu. Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya: " Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato. Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun " | |
|
| |
|
#2
|
|
|
I'm screaming @ u Severn.. The children who's full of wisdom..
hebat.. | |
|
| |
|
#3
|
|
|
| di [SIZE=1]03.51[/SIZE] POHON Orang-orang memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 kali... Ada satu wanita yang sangat aku cintai..tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya... Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang ***y.. Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja. Aku menyukainya..sangat menyukainya.. Gayanya yang innocent dan apa adanya.. kemandiriannya.. kepandaiannya dan kekuatannya... Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena... aku merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku...aku takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang... aku takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya... Aku merasa dia adalah "sahabatku"... aku akan memilikinya tiada batasnya... tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia... Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini... Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun... Ketika aku mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya... Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak..dan merah... Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis... tapi aku tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu... Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa aku kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal... Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana.... Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya... Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin... Tapi aku masih tetap bersama pacarku... Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget... Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku... Esoknya ia masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya... Aku tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia... Aku juga sedih... Ketika aku putus dengan pacarku yang ke 5, aku mengajaknya pergi... Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya... Dia mengatakan bahwa kebe***** sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku... Aku cerita tentang putusnya aku dengan pacarku... Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang... aku tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang baik, penuh energi dan menarik... Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, Aku hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya... Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya... Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku... Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya... Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya... Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya... Handphoneku bergetar... ternyata ada SMS masuk... SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis... SMS itu berbunyi, "DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?" DAUN Aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan. Selama 3 tahun aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat" . Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU... Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan... Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi... Aku menyukainya dan aku tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya? Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih... Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa... Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan... Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman? Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati... Aku tahu kesukaannya...kebiasaannya... Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui... Kau tidak mengharapkan aku seorang wanita untuk mengatakannya bukan ? Di luar itu, aku mau tetap disampingnya... memberinya perhatian... menemani...dan mencintainya... Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku... Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam... mengharapkan mengirimku SMS... Aku tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untukku... Karena itu, aku menunggunya... 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah... Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu... Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini... Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku... setiap hari dia mengejarku tanpa lelah... Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku... Aku berpikir...apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ..?!? Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon... Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku... Aku tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik... Akhirnya aku meninggalkan Pohon... tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal... Aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku... "DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?" ANGIN Aku menyukai seorang gadis bernama Daun... karena dia sangat bergantung pada Pohon.. jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat... Angin akan meniup Daun terbang jauh... Pertama kalinya.. Aku melihat seseorang memperhatikan kami... Ketika itu, dia selalu duduk di sana sendirian atau dengan teman-temannya memperhatikan Pohon... Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya... Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya... Memperhatikannya menjadi kebiasaanku... seperti Daun yang suka melihat Pohon. Satu hari saja tak kulihat dia... Aku merasa sangat kehilangan... Di sudut ruang itu, Kulihat pohon sedang memperhatikan daun... Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi... Esoknya...Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon... Aku melangkah dan tersenyum padanya... Kuambil secarik kertas.. kutulis dan kuberikan padanya... Dia sangat kaget... Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku... Esoknya... dia datang... menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu... Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. Aku melihat kearahnya... kuhampiri dengan kata-kata itu... Sangat pelan... dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku... Aku tau orang yang dia cintai bukan aku... tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku... Selama 4 bulan, aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya... Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan... tapi aku tidak menyerah... Keputusanku bulat.... Aku ingin memilikinya... dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.... Aku bertanya, "apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas? Mengapa kau selalu membisu?" Dia berkata, "Aku menengadahkan kepalaku"... "Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar... "Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak... Kuletakkan telepon...... melompat.... berlari seribu langkah ke rumahnya... Dia membuka pintu bagiku... Ku peluk erat-erat tubuhnya... "DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?" SUMBER: http://irenkalangi.blogspot.com/2010...tiup-atau.html | |
|
| |
|
#4
|
|
|
nice story ....
![]() ![]() ![]() ![]()
| |
|
| |
|
#5
|
|
|
Secangkir Kopi Asin
Kopi Asin hangat…… menyentuh… Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, ** gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar ** gadis. ** pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak ** gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. ** gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan ** pria itu, ** gadis mengiyakan ajakannya. Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi ** pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan ** gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, “Kita pulang aja yuk…?!?”. Namun tiba-tiba ** pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, “Bisa minta garam buat kopi saya?” Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah ** pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya. ** gadis dengan penasaran bertanya, “Kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini?” ** pria menjawab, “Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana.” Begitu berkata kalimat terakhir, mata ** pria mulai berkaca-kaca, dan ** gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. ** gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian ** gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana, masa kecilnya, dan keluarganya. Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua. Mereka akhirnya berpacaran. ** gadis akhirnya menemukan bahwa ** pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli … betul-betul seseorang yang sangat baik tapi ** gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu! Untung ada kopi asin! Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya,dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya. Setelah 40 tahun, ** pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu … tentang kopi asin. Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk merubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apa pun. Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi. Air mata ** gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam? ** gadis pasti menjawab, rasanya manis. ====== Kadang anda merasa anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat anda tentang seseorang itu bukan seperti yang anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi, Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih manis daripada gula. | |
|
| |
|
#6
|
|
|
| |
|
| |
|
#7
|
|
|
BUTUH RASA SAKIT UNTUK JADI LEBIH BAIK
![]() Di sebuah museum megah, sebuah patung marmer yg sangat indah, diletakkan diatas lantai marmer. Banyak pengunjung yg mengagumi patung cantik itu. Di malam hari, ** lantai mengajak sang patung untuk berbicara. Lantai: "Hei Patung, dunia ini tidak adil. Mengapa semua pengunjung mengagumi kecantikanmu? Sangat Tidak Adil !!" Patung: "Temanku, apakah masih ingat bahwa sebenarnya kita berasal dari *** yg sama?" Lantai: "Tepat sekali !! Itu sebabnya aku tambah yakin kalo dunia ini tdk adil. Kita dilahirkan dari *** yg sama, namun mendapat perlakuan berbeda. Tidak adil !!" Patung: "Tapi kau masih ingat ketika ** pemahat datang & berusaha membentukmu. Kamu malah menolak usahanya ?" Lantai: "Tentu aku masih ingat. Aku sangat benci orang itu! Aku tidak mengerti mengapa ia ingin membentukku & alat-alatnya sangat menyakitkan tubuhku" Patung: "Tepat sekali !! ** pemahat tak dapat bekerja denganmu karna kamu berusaha melawannya" Lantai: "Emangnya kenapa ?" Patung: "** pemahat melirik aku. Aku yakin hidupku akan berubah dgn sentuhannya. Aku tidak melawan alat-alat pahatnya walaupun rasa sakit yg tidak tertahankan harus kulalui" Lantai: "Hmm..." Patung: "Temanku, selalu ada harga yg harus dibayar jika ingin mencapai sesuatu di dalam hidup ini. Jika kita menyerah terhadap tantangan yg dapat merubah nasib kita, kita tidak logis menyalahkan orang lain atas kemalangan yg dialami" Pesan Moral ![]() Banyak Orang ingin Sukses, dan Kaya, tapi hanya sekedar ingin. Sukses bukan Hanya sekedar ingin, tetapi Ada Proses, usaha N kerja keras, kegagalan dan Belajar dari yang sudah Sukses ![]() Hadapi apapun yg terjadi & jangan pernah menyerah ({}) Itulah cara menjadi Juara Sejati. | |
|
| |
|
#8
|
|
|
Tuhan selalu ada
Pernah ada seorang gadis muda yang memutuskan untuk mengambil jalan pintas pulang dari sekolah. Cara tercepat ke rumahnya adalah untuk memotong melalui sebuah lorong. Gadis itu mendekati gang. Dia melihat seorang pria seolah-olah ia sedang menunggu seseorang. Dia mengucapkan doa: "Ya Tuhan tolong tuntunlah aku melalui lorong yang aman dan tanpa terluka Amin.." Gadis itu berjalan melewati lorong dan melewati orang itu. Kemudian pada malam itu gadis itu memutuskan untuk menonton berita. Dia melihat Mugshot mns dari gang,bersalah atas pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis muda. Polisi mengatakan pria tersebut mengatakan melihat gadis lain telah melewati gang 10 menit sebelumnya. Mereka bertanya mengapa dia tidak menyerang gadis pertama, Dia mengatakan ada seorang pria berjalan di sampingnya. Yesus Kristus berjalan bersama kita. Kami menyangkal kehadirannya, tapi dia selalu di sini. | |
|
| |
|
#9
|
|
|
nice nice nice..tp mata puyeng baca critanya kwkwkw
| |
|
| |
|
#10
|
|
|
| |
|
| |
|
#11
|
|
|
...
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja. Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku dan aku tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan. Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah. Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. “Ia sungguh cantik” kataku dalam hati, “Wanita yang menjalin hubungan dengan kuselama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik”. Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya. Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak. 14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.. Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya. 6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti… 23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untukVincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui. Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly. 4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu. Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu. 14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil. 14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan! 18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku. 7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah. Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah. 15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent. Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun. “Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun.” | |
|
| |
|
#12
|
|
|
Quote:
![]() terharu bacanya... untung blom nikah ![]()
| |
|
| |
|
#13
|
|
|
Mencoba melepaskan apa yang kita miliki
![]() Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu ** bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela. Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada ** bapak tua, “Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melempakan sepatu Anda yang sebelah juga ?” ** bapak tua menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.” *** ** bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya. Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan,tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita. Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik. Ini semua dapat diartikan : supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi. Seperti ** bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya ** bapak tua kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya ** bapak tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik. Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi ** bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela,sepatu itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang membutuhkan. Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain. Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya. | |
|
| |
|
#14
|
|
|
Singkat kan.. PLEASE
| |
|
| |
|
#15
|
|
|
| |
|
| |
![]() |
«
Previous Thread
|
Next Thread
»
| Thread Tools | |
|
|
|
Advertisement
|
All times are GMT +8. The time now is 12:53 PM.














